A.
Pengertian
Morfologi
Morfologi
adalah cabang ilmu bahasa yang seluk-beluk bentuk kata perubahannya serta
dampak dari perubahan itu terhadap arti (makna) dan kelas kata. Morfologi
terbagi menjadi dua yaitu morfem terikat dan morfem bebas. Morfem terikat
merupakan kata yang tidak dapat berdiri sendiri. Sedangkan, morfem bebas
merupakan kata dasar yang dapat berdiri sendiri.
B.
Bentuk Kata
1. Kata
dasar dapat berupa kata kerja, kata sifat, kata kerja dan lain-lain. Contohnya,
sepeda.
2. Kata
berimbuhan, contohnya bersepeda.
3. Kata
majemuk, contohnya sapu tangan.
4. Kata
ulang, contohnya berbondong-bondong.
C.
Proses
Morfologi
Proses
morfologi ialah proses pembentukan kata-kata dari satuan lainyang merupakan
bentuk dasarnya. Dalam Bahasa Indonesia terdapat tiga proses morfologi :
1. Proses
pembubuhan Afiks (Afiksasi)
2. Proses
pengulangan (reduplikasi)
3. Proses
pemajemukan (pemajemukan)
D.
Macam-macam
Proses Morfologi
1.
Proses
Pembubuhan Afiks (afiksasi)
Afiksasi
merupakan nama lain dari morfem terikat.
Fungsi
afiksasi untuk menghasilkan kata baru dari kata dasarnya.
Afikasi
terdiri atas :
a. Prefiks
(ber-,me-,pe-,per-,di-,ter-,ke-,se-), imbuhannya terletak diawal.
Contoh
:
Nari → Kata dasar
Me → Imbuhan
Menari
b. Sufiks
(-kan,-an,-i), imbuhannya akhiran.
Contoh
:
Teman
→ Kata dasar
-i
→ imbuhan
Temani
c. Infiks
(-el,-em,-er), merupakan kata sisipan.
Contoh
:
Luhur
→ Kata dasar
-el
→ imbuhan
Leluhur
d. Konfiks
(ke-an, per-an, per-kan, ber-kan,di-kan, ter-i, ter-kan, me-i, me-kan) imbuhan
di awal dan akhir.
Contoh
:
Sepakat
→ Kata dasar
Ke-an
→ imbuhan
Kesepakatan
e. Simulfiks
(memper-kan, memper-i, diper-kan, di[per-i), imbuhan morfem terikat.
Contoh
:
Temu
→ Kata dasar
Memper-kan
→ imbuhan
Mempertemukan
2.
Proses
Pengulangan (Reduplikasi)
Reduplikasi
adalah pengulangan satuan gramatik, baik seluruh, maupun sebagian, baik variasi
fonem maupun tidak, hasil pengulangan itu merupakan kata ulang, sedangkan
satuan yang diulang merupakan bentuk dasar.
Cara
Menentukan Bentuk Dasar Kata Ulang :
a. Pengulangan
tidak merubah golongan kata nomina, verb, dan subjek.
b. Bentuk
dasar berupa satuan dalam kehidupan bahasa Indonesia.
3.
Proses
Pemajemukan
Kata
majemuk ialah gabungankata dasar yang telah bersenyawa atau yang sudah membentuk
satu kesatuan dan menimbulkan arti baru (Alisjahbana,1953).
Contoh
: Keras+kepala = Keras kepala.
Sumber : Alisjahbana,1953


0 komentar:
Posting Komentar