A.
Pengertian
Bahasa
Bahasa adalah alat
komunikasi yang wajib dimiliki oleh orang yang melakukan hubungan sosial dengan
lainnya seperti bekerja sama, berkomunikasi dan mengidentifikasi diri. Dengan
adanya bahasa segala sesuatu yang ingin kita utarakan tersampaikan dengan baik
dan benar.
B.
Unsur-unsur
Bahasa
1. Bahasa
adalah sebuah sistem.
Sistem
berarti susunan teratur berpola yang membentuk suatu keseluruhan yang bermakna
atau berfungsi. Bahasa terdiri dari unsur-unsur yang secara teratur tersusun
menurut pola tertentu dan membentuk satu kesatuan.
2. Bahasa
adalah lambang
Ilmu
yang mempelajari tanda-tanda yang ada dalam kehidupan manusia. Contohnya :
tanda, lambang, sinyal, gerak isyarat, kode, indeks, dan ikon. Lambang bersifat
arbitrer, artinya tidak ada hubungan langsung yang bersifat wajib antara
lambang dengan yang dilambangkannya.
3. Bahasa
itu berupa bunyi
Bunyi
bahasa adalah bunyi yang dihasilkan alat ucapan manusia. Tetapi juga tidak
semua bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia termasuk bunyi bahasa.
4. Bahasa
itu bersifat arbitrer
Bolinger
(1975:22) mengatakan: Seandainya ada hubungan antara lambang dengan yang
dilambangkannya itu, maka seseorang yang tidak tahu bahasa tertentu akan dapat
menebak makna sebuah kata apabila dia mendengar kata itu diucapkan.
Kenyataannya, kita tidak bisa menebak makna sebuah kata dari bahasa apapun
(termasuk bahasa sendiri) yang belum pernah kita dengar, karena bunyi kata
tersebut tidak memberi”saran” atau “petunjuk” apapun untuk mengetahui maknanya.
5. Bahasa
itu bermakna
Bahwa
bahasa itu mempunyai makna. Maka segala ucapan yang tidak mempunyai makna dapat
disebut bukan bahasa.
Contoh
: [kuda], [makan], [rumah], [adil], [tenang] : bermakna = bahasa
[kfdff] : bermakna = bukan bahasa
6. Bahasa
itu bersifat konvensional
Semua
anggota masyarakat bahasa itu mematuhi konvensi bahwa lambang tertentu itu
digunakan untuk mewakili konsep yang diwakilinya. Misalnya, binatang berkaki
empat yang biasa dikendarai, dilambangkan dengan bunyi [kuda], maka anggota
masyarakat bahsa Indonesia harus mematuhinya.
7. Bahasa
itu bersifat unik
Artinya,
setiap bahasa mempunyai ciri khas sendiri yang tidak dimiliki oleh bahasa
lainnya. Ciri khas ini bisa menyangkut sistem bunyi, sistem pembentukan kata,
sistem pembentukan kalimat, atau sistem-sistem lainnya.
8. Bahasa
itu bersifat universal
Artinya,
ada ciri-ciri yang sama yang dimiliki oleh setiap bahasa yang ada di dunia ini.
Misalnya, ciri universal bahsa yang paling umum adalah bahwa bahasa itu
mempunyai bunyi bahasa yang terdiri dari vokal dan konsonan.
9. Bahasa
itu bersifat produktif
Artinya,
meskipin unsur –unsur bahasa itu terbatas, tetapi dengan unsur-unsur yang
jumlahnya terbatas itu dapat dibuat satuan-satuan bahasa yang tidak terbatas,
meski secara relatif, sesuai dengan sistem yang berlaku dalam bahasa itu.
10. Bahasa
itu bervariasi
Ada
tiga istilah dalam variasi bahasa :
1. Idiolek
: Ragam bahsa yang bersifat perorangan
2. Dialek
: Variasi bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat pada suatu
tempat atau suatu waktu.
3. Ragam
: Variasi bahasa yang digunakan dalam situasi tertentu. Misalnya, ragam baku
dan tidak baku.
11. Bahasa
itu bersifat dinamis
Bahasa
tidak pernah lepas dari segala kegiatan dan gerak manusia itu sebagai makhluk
yang berbudaya dan bermasyarakat. Sedangkan, dalam kehidupan di dalam
masyarakat kegiatan manusia selalu berubah, maka bahasa menjadi ikut berubah,
menjadi tidak tetap, menjadi dinamis.
12. Bahasa
itu manusiawi
Bahasa
itu hanya milik manusia dan hanya dapat digunakan oleh manusia.
Sumber :
Materi kelompok 1 Hakikat
bahasa lokal B angkatan 2016 Program studi
PGSD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan
Bolinger (1975:22)


0 komentar:
Posting Komentar