Permainan Ular Naga
A . Asal
mula permainan
Permainan
ular naga merupakan permainan tradisional indonesia, Permainan ini memiliki
nama yang berbeda dari setiap daerah, tetapi tata cara permainan dan aturannya
tetap sama yang membedakan hanya lagu dan dialognya saja, Permainan ini
biasanya dimainkan pada waktu sore dan malam hari, dilapangan atau tempat yang
luas. Ular naga diketahui keberadaanya sudah ada sejak zaman dahulu, permainan
yang membutuhkan pemain yang banyak ini adalah permainan turun temurun yang
tidak begitu jelas asal usul dan seperti apa kejadian dibalik permainan ini,
yang pasti permainan ini punya nilai sejarah tersendiri. Nama ular naga karena
dalam permainan ini pemain membuat barisan memanjang yang di ibaratkan seperti
ular, naga adalah hewan yang keberadaanya tidak pasti, yang jelas nama ular
naga diambil sebagai cara bermain.
B.
Langkah-langkah permainan
"...Ular naga
panjangnya bukan kepalang,
berjalan-jalan selalu kian kemari.
Umpan yang lezat itulah yang dicari,
inilah dia yang paling belakang..."
1.
Dibutuhkan setidaknya 10 orang dalam
permainan ini, dua orang bertugas sebagai penjaga dan delapan lainnya berbaris
kebelakang membentuk ular, kedua tangan diletakkan di pundak pada teman teman
yang berada di depannya.
2.
Yang dua orang berhadap-hadapan dan
saling berpegangan tangan lalu diangkat ke atas.
3.
Setelah itu pemain berputar sambil
melewati dua orang yang bertugas menjaga tadi.
4.
Sambil permainan berjalan, diiringi
nyanyian, semua peserta dan penjaga bernyanyi bersama, pada saat lirik terakhir
ia akan dijepit oleh penjaga dan keluar dari ular.
5.
Pemain kedua yang terkena akan
menjadi ketua kelompok kedua dan yang pertama akan menjadi ketua kelompok yang
pertama.
6.
Untuk peserta ketiga dan seterusnya
akan di berikan pilihan untuk mengikuti kelompok yang mana, biasanya dengan
dikasih kode mau bulan apa bumi.
7.
Setelah tertangkap semua, maka
permainan perebutan anggota antar kelompok dimulai.
8.
Yang anggotanya habis duluan ia
adalah kelompok yang kalah.
C.
Manfaat dalam permainan
Potensi edukatif dari
permainan ular naga sangat baik untuk mengembangkan kemampuan
emosional, pada dasarnya usia anak adalah usia bermain maka usaha
pengembangan kecerdasan emosional anak lebih tepat bila menggunakan
permainan. Permainan ular naga juga mengajarkan anak mengutamakan
partnership, karena dalam permainan ular naga ini anak
berinteraksi dengan teman sebayanya, inilah yang menjadi wahana
untuk bersosialisasi dan berempati.
Keterampilan berbahasa yang dapat distimulasi
melalui permainan ini misalnya kosa kata yang muncul pada saat anak
bermain (si Induk dan Gerbang saling berbantahan), keterampilan sosial
yang dilatih dalam permainan ini di antaranya kemauan mengikuti dan
mematuhi aturan permainan, bermain secara bergiliran.
Kemampuan emosional anak juga dapat dilatih dengan
kemauan anak untuk menghargai orang lain, merasakan kekalahan dan
kemenangan pada saat bermain. Perkembangan kemampuan emosi menurut
pendapat dari Goleman, merupakan aplikasi energi dari berpikir dan
bertindak,serta rasa senang, bahkan sedih, yang dapat membantu anak dalam
menentukan dan menjalankan tujuan hidupnya. Selain itu ular naga juga mempunyai
manfaat lain yaitu:
a. Membawa keceriaan
Permainan tradisional
umumnya dilakukan bersama-sama dengan banyak teman. Tentu saja ini bisa membawa
keceriaan karena bermain bersama teman.
b. Melatih motorik anak
dan juga untuk kesehatan
Banyak permainan
tradisional yang memngharuskan fisik kita bergerak. Dengan bergerak maka kita
berolahraga. Dan olahraga baik untuk kesehatan.
c. Sportivitas tinggi
Ketika bermain permainan
tradisional anak diajarkan untuk selalu sportif.
d. Murah
Umumnya alat-alat
untuk permainan tradisional itu sangat murah, bahkan ular naga tidak memerlukan
peralatan sama sekali.
D.
Daerah yang menggunakan permainan ular
naga
Semua
daerah Indonesia memainkan permainan ular naga ini akan tetapi menggunakan
versi lagu yang berbeda-beda setiap daerahnya.
E.
Apakah permainan ular naga bisa
diajarkan di kelas dalam permainan?
Iya
bisa. Permainan yang dipakai di dalam
proses pembelajaran dapat membuat siswa merasa tertarik dan menghilangkan kebosanan
siswa dalam belajar bahasa Indonesia. Penggunaan permainan dalam ular naga sangat
penting karena materi pelajaran yang disampaikan secara monoton dan tidak menarik akan membuat siswa merasa bosan. Selain
itu, ada beberapa keuntungan yang diperoleh ketika menggunakan permainan dalam proses pembelajaran
di kelas, yaitu:
a.
memberikan kesempatan kepada
siswa untuk menggunakan bahasa yang
diajarkan.
b.
membuat siswa lebih mengenal budaya Indonesia,
c.
siswa dapat membandingkan budaya
Indonesia dengan budaya mereka sendiri.
Sumber :


0 komentar:
Posting Komentar